islam. what is that? sebuah agama, yang katanya lagi gencar-gencarnya mempromosikan teror. teroris, katanya. muslim yang kayak gimana sih? katanya sih, mereka yang berbaju koko + celana cingkrang. untuk ceweknya, pake jubah kebesaran warna gelap dengan cadar sebagai penutup terakhir. hmm,,, tak ayal, stereotip itulah yang menciptakan momok menakutkan. takut pada saudara sendiri. bagaimana tidak? ada mbak-mbak kerudungan dikiit aja, dikira NII. ada mas-mas dengan sedikit jenggot aja dikira Jamaah Islamiyah.
akhirnya, orang islam parno dengan agamanya sendiri.
akhirnya, muslim pada takut ngeliat orang yang seagama dengan dirinya sendiri.
akhirnya, kita pada takut jika nanti, kita ikutan "tertular" virus teroris mereka.
na'udzubillah deh!
katanya islam agama yang mengajarkan husnudhon...
tapi kok, malah sekarang yang tengah merebak itu sebaliknya?
katanya, umat islam adalah umat yang cinta damai...
buktinya kok, rasa-rasanya umat islam selalu dihubungkan dengan berbagai kejadian kriminal yang ada di sekitar kita, ya?
katanya, katanya...
akan tetapi, realitanya...
hey, kapan umat islam akan bangkit, jika oranganya saja gak mau belajar tentang islam itu sendiri?
gak mau belajar untuk dekat dengan sesamanya sendiri.
bahkan, gak mau bertukar senyum kala berpapasan dengan saudaranya sendiri...
hmfh...
TERLALU!!!
akankah umat islam terus-terusan seperti ini?
hanya kita, yang mampu untuk merubahnya, sodara-sodari.
yuk, memulainya dari sebingkai senyum ikhlas di kala pagi,
selaksa sapa manis di siang hari,
serta doa bagi saudara-saudara tercinta di seluruh dunia pada sepertiga malam terakhir...
anda bilang susah?
anda bilang ini sulit?
anda bilang ini gak mudah?
hello.....
kalo perjuangan ini gampang, pasti umat islam udah bersatu.
kalo perjuangan ini gak sukar, pasti banyak yang rela korbankan harta dan jiwa mereka dengan menegakkan kalimah-Nya.
firmanNya selayaknya menjadi cambuk untuk tetap istiqomah di jalanya.
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta". (QS. Al-Ankabut:2)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar