ketika harapan akan sebuah kehidupan yang lebih baik di masa depan membayang, aku telah berusaha untuk menggapainya.
namun, serasa ada yang salah.
ketika orang bijak berkata,"Pengalaman adalah guru yang paling berharga", telah kuikuti ucapannya.
akan tetapi, hanya kebahagiaan semu yang ku rasa. selebihnya, aku dikejar waktu.
ketika seorang yang [pandai mengucap, "orang yang paling baik, adalah orang yang berguna bagi orang lain.", aku telah melakukannya. namun, apa yang ku rasa? aku merasa dipermainkan. dilecehkan.
aku yang terlalu perasa, namun itukah bwajah sebenarnya dunia?
aku tak tau,, dab jujur aku kesulitan untuk menangkap artyi sebenarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar